Selasa, 13 Desember 2011

sayang .. aku takut kehilanganmu :'(

Cinta adalah caraku bercerita tentangmu
Caraku menyebut namamu
Dan caraku memandangmu saat kepergianmu.


Ketika Tuhan menciptakanmu ,yang aku harapkan adalah kau diciptakan memang untukku.
Begitupun sebaliknya ketika Tuhan menciptakanku ,yang ku harapkan hanyalah aku diciptakan untuk menjadi pasangan hidupmu.
Tuhan mempertemukan kita dengan cara yang tak pernah kita duga ,lewat semesta yang luar biasa. Dan ini hanya untuk kamu dan aku.


Cinta adalah ketika aku menggenggam tanganmu erat
Ketika aku menatapmu dari balik punggungmu
Dan ketika aku memintamu tetap berada di samping ku.


Sabtu, 10 Desember 2011

ayah aku merindukanmu :'(

“pa ,aku mau itu!!”teriak gadis kecil berambut sebahu itu pada seorang laki-laki paruh baya di sampingku.

“ya ya ,papa belikan tapi harus diam” kata laki-laki itu sambil mengusap kepala gadis berusia lima sampai enam tahun.

Tak sengaja aku mendengar percakapan itu ,di sebuah toko. Aku tertegun melihatnya. Teringat beberapa tahun yang lalu ketika aku masih kecil. Hal yang sama yang pernah aku lakukan.

 “papa ,belikan itu!”
 “nanti ya ,tunggu mama datang ..”
 “gag mau!!!sekarang!”
“ya ya ,sini papa gendong cari mama dulu ya ,baru beli.”

“ayah ..” gumamku dalam hati. Tanpa sadar air mataku mulai menetes. Ku usap dengan terburu-buru ,aku tak ingin ada orang yang melihatnya.
***

Dua tahun lebih aku tak dapat melihat sosoknya ,mendengar suaranya yang dapat kurasakan hanyalah ketika aku memejamkan mataku dan menyebutkan namanya kemudian dia muncul dalam pikiranku. 
”Ahh .. bodohnya aku”teriakku dalam hati. Masih saja berat mengikhlaskannya. Masih saja menangis bila mengingatnya.
Satu-satunya laki-laki yang tak pernah menyakitiku sekecil apapun. Satu-satunya orang yang begitu sabar menghadapiku. Pria terhebat yang pernah kukenal.

“ayah …”kembali aku bergumam.

“andai kau disini..”kataku dengan suara lirih. Ku pejamkan mataku mencoba menahan air mata yang mulai membendung dikelopak mataku.

 “bolehkah aku menangis lagi …”kataku padanya seakan-akan dia berada di dekatku.

“bolehkah aku memelukmu ,aku rindu memelukmu. Bolehkah aku mencium tanganmu ,aku sudah lupa bau tanganmu ayah ..” kataku lirih.

“ayah ,lihatkah kau disana? Sekarang aku mempunyai rambut panjang ,berpenampilan seperti perempuan meskipun jarang memakai rok ,lihatkah kau? Bukankah ini yang kau inginkan? Bukankah ini yang ingin kau lihat??” teriakku memecahkan keheningan sore itu.

Ku pandangi langit sore itu ,mendung kelabu persis seperti suasana hatiku hari ini. Aku masih terus mengingat kenangan-kenangan indah sambil sesekali mengusap air mata yang ikut larut. Hujan mulai turun.
***
“hujan ..”kataku terbata-bata.

Ku biarkan air mataku jatuh membasahi ke dua pipiku. Sambil memejamkan mataku ,aku mencoba menyebutkan namanya dalam hatiku.

“yuk kita buat kapal-kapalan dari kertas ,hujan udah reda”ucapnya kepada kami ,aku dan ke dua kakak perempuanku. Aku yang paling kecil ,yang belum bisa membuat kapal-kapalan dari kertas hanya diam melihat mereka bertiga sedang berlomba membuat kapal-kapalan.

Kakak perempuan pertamaku yang paling cepat ,dia berlari keluar rumah sambil berteriak senang “kapalku sudah jalaaann!!!”teriaknya dari luar rumah. Dia memang yang paling jenius diantara kami.

“ini buat adek ..”ucapnya sambil tersenyum.

“sana keluar!”sambil memberikan pelukannya padaku. Sambil tertawa aku berlari mengejar ke dua kakak perempuanku ,menuju ke luar rumah.

“ayaaaah!!!”jeritku dalam hati.
 “lihatkah kau disana ,seperti apa aku sekarang?”teriakku sambil terisak-isak.
“aku tak ada artinya tanpamu ,aku tak akan bisa tanpa kau disampingku”ucapku lirih.

Ku usap air mataku perlahan. Ku hela nafas dalam ,mencoba memejamkan  mata dan kembali mengumamkan namanya dalam hati berharap dia datang entah dalam khayalan ato dalam mimpi.

“ayah ,,,”.


                                                                                                                                             

Selasa, 06 Desember 2011

Salah apa aku ini?


Otakku masih terus berputar sambil sesekali menarik – narik bibir bagian bawah dengan jari. “Salah apa aku ini?” ,tanyaku dalam hati. Tak ada angin tak ada hujan ,dia menghubungiku via handphone dengan nada keras tak seperti biasanya.

Kesal rasanya ketika mengingat kejadian malam kemarin. Tak tahukah dia bagaimana perasaanku sekarang ketika harus kembali mengingat kejadian semalam. Meskipun kata maav sudah terucap ,tapi entah kenapa kesal dan malas masih ada menghinggapi hati ini. Andai kau tak seperti itu ,mungkin tidak akan ada rasa malas yang ada justru rindu yang menggebu karena lama kita tak bertemu.

Malam ini di temani semilir angin dan lantunan musik ,aku masih mencoba kembali berfikir letak kesalahanku hari itu. Tapi sayangnya sampai jam menunjukkan pukul 23.12 aku masih tak mengerti apa kesalahanku.

Entahlah ,aku mulai menghela nafas panjang dan mengangkat bahu. Tanda aku menyerah memikirkannya. Ini hanya kesalahpahaman saja ,sepertinya kesadaranku mulai kembali. Sama-sama kurang mengerti ,kurang komunikasi dan mungkin masih banyak kurang-kurang yang lain. Mungkin ini memang harus terjadi ,agar kamu dan aku ,KITA belajar dari banyaknya kekurangan itu.

Ku lirik handphone di atas meja ,ku amati sejenak kemudian ku ambil. Segera ku pilih emot bergambar hug lantas ku kirim di kontak yang sering ku lihat. Tak selang berapa lama ,handphone di tanganku berbunyi nyaring . Jawaban yang sama terlihat di layar handphone yang ku pegang.  Senyumku mulai mengembang ,rasa malasku mulai luntur berganti dengan rasa rindu yang menyeruak.

Bunyi lagu Bruno Mars terdengar keras ,ku angkat handphone dan segera ku rapatkan di telinga. Terdengar suara lembut di seberang sana. Sama seperti hari biasanya berbeda dengan malam kemarin. Tak ad a lagi nada-nada keras dan kasar ,tak ada lagi pertanyaan-pertanyaan terkesan curiga. “ini baru kamu yang aku kenal ,bukan seperti malam kemarin” kataku dalam hati.  



Minggu, 20 November 2011

20 - 11 - 2011


Tanggal dua puluh ,bulan sebelas ,tahun dua ribu sebelas ,jam sebelas lewat dua puluh.

Aku ingat tepat setahun yang lalu ,di sepanjang jalan ini dia (YANG AKU CINTA) memintaku menemaninya menikmati udara malam yang dingin. Aku tidak ingat warna baju yang dia pakai saat itu ,juga tidak ingat kemana saja kita pergi saat itu bahkan aku sama sekali tak ingat apa yang kita bicarakan sepanjang perjalanan malam itu.

“Taukah kau apa yang aku ingat?”

Aku hanya mengingat ketika kau memintaku menjadi kekasihmu.
Aku pun ingat ketika aku tersenyum dibalik punggungnya ,menahan bahagia yang luar biasa meskipun aku tak melihat ekspresi apa yang ada diwajahnya.

“TUHAN .. ini luar biasa!”kataku dalam hati.

This is a answer of my question about pray and expectation. TUHAN mendengarnya dan menjawabnya.
TUHAN tahu apa yang aku rasakan saat itu ,meskipun itu tak beralasan. Bukankah CINTA tidak selalu membutuhkan alasan??.
Seperti kau yang tak bisa menjelaskan apa alasanmu memilihku dan seperti aku yang tak bisa menjelaskan mengapa aku menerimamu.

“..aku bahagia.” kataku sambil tak henti tersenyum. Bahagia karena kau memilihku. Bahagia karena kau memintaku menjadi bagian dari hidupmu. Meskipun aku tak pernah tahu apa definisi BAHAGIA. Tapi bagiku BAHAGIA adalah ketika aku bisa memilikimu.

Tanggal duapuluh ,bulan sebelas ,tahun dua ribu sebelas ,jam sebelas duapuluh

Satu tahun itu berlalu ..
Aku masih mengingatnya ketika kau memintaku menjadi kekasihmu.
Dan aku pun masih mengingatnya ketika aku menjawab aku mau menjadi kekasihmu.

“TUHAN .. terima kasih ini luar biasa!!”:')













Kamis, 17 November 2011

Bertahan :')


“Aku tau hubungan ini ,tak seperti membalikkan telapak tangan. Tak bisa semudah yang kita bayangkan. Apalagi untuk bertahan.” Ucapku kepadanya sambil menghela nafas.

Pemandangan ramai lalu lalang orang sedikit membuatku tak nyaman sore itu ketika akhirnya kami memutuskan untuk bertemu dan berbicara tentang hubungan kami yang sedang rumit akhir-akhir ini.

“Lantas apa kita tak mencobanya?apa kita hanya diam dengan keadaan seperti ini?.”lanjutku sambil memandangnya.

“Sama-sama sudah besar ,sudah dewasa tak perlulah seperti ini. Membuat semakin rumit.”jawabnya sembari memalingkan wajahnya kearah luar tempat makan yang kami kunjungi.

Begitulah dia ,pria tinggi berbadan tegap berkulit coklat dihadapanku selalu terlihat acuh bila menghadapi masalah.

“Justru karena itu ,kenapa tak ada ujungnya masalah ini!!.”teriakku mulai kesal.
Dalam berhubungan hal yang paling menyakitkan adalah bertahan. Bertahan untuk satu prinsip. Bertahan yang terbaik untuk kita.”kataku sambil terisak.
“A relationship have’nt you or me ,but a relationship have OUR. Do you think about it?.”tanyaku padanya.

“Yes ,I do. I hope so ..”jawabnya singkat.

“Thanks GOD ,kamu masih berfikir yang sama denganku.”jawabku sedikit lega.

Aku mulai memperlihatkan senyumku padanya. Meskipun sebenarnya itu ku lakukan karena terpaksa. Tapi sayangnya aku tak melihatnya tersenyum ,membalas senyumanku pun tidak. Dia sibuk dengan pesan singkat dihandphone pribadinya.

“Sabar ..”lirih aku berbisik pada diriku sendiri.

Iri rasanya melihat benda kecil berwarna hitam yang selalu menjadi pusat perhatiannya setiap waktu.

“Sekarang aku harus bagaimana?.”tanyanya sambil meletakkan handphone diatas meja.

Tidak ada yang harus aku dan kamu lakukan ,tapi yang harus KITA lakukan. Tidak ada salahnya KITA belajar dari setiap kesalahan yang KITA buat. Itu wujud dari intropeksi masing-masing.”

“Bukankah kamu pernah bilang bahwa mendapatkan lebih mudah dibandingkan mempertahankannya?. Sama halnya dengan hubungan kita. Begitu mudah kita mendapatnya tapi sulit kita mempertahankannya. Dan kamu lupa kita masih ada satu dua tiga tahun dan tahun-tahun kedepan untuk menghadapinya bersama.”jelasku panjang lebar.

Agak sedikit lama menunggu responnya ,tapi senyum lebar tersungging dibibirnya itu sudah menjadi jawaban buatku.

“Ya ,kamu benar sayang … .”sambil menganggukkan kepalanya lalu kemudian dia mencium keningku.

“Ahh .. kemana saja senyum itu ,kemana saja panggilan sayang itu. Lama aku menunggunya ,TUHAN.”ucapku dalam hati sambil memberikan seutas senyum bahagia dihadapannya.


Rabu, 26 Oktober 2011

Kecewa :'(

“Sebenarnya KECEWA itu suatu hal yang WAJAR dalam suatu hubungan ..”

Kecewa karena KITA tak sepaham
Kecewa karena beda pendapat
Kecewa karena tak saling mengerti
Kecewa karena tak saling mengalah
Dan masih banyak yang lain.

“aaahh … seandainya kau tau ,KECEWA itu besar artinya bagiku ..”

Sama besarnya dengan PENGORBANANKU
Sama besarnya dengan PENGERTIANKU
Sama besarnya dengan HARAPANKU
Sama besarnya ketika aku MEMIKIRKANMU

“Taukah kau bagaimana perasaanku saat ini??”
Sama rasanya ketika kau berteriak kasar ditelingaku

“Taukah kau bagaimana rasanya jadi aku??”
Sama rasanya ketika kau memintaku menjawab semua pertanyaanmu yang tak ingin ku jawab

“Taukah kau bagaimana rasanya hati ini??”
Sama rasanya ketika kau mendengarku terisak-isak menangisi permasalahan yang tak seharusnya terjadi.

“dan taukah kau bagaimana rasanya semua itu??”
Sama rasanya dengan “KECEWA” :'(


Kamis, 20 Oktober 2011

Kado UntukMU :))

Selasa ,18 Oktober 2011
22.35












 
CINTA itu butuh PENGORBANAN termasuk  PENGORBANAN dalam hal KESABARAN :)



Selasa  ,18 Oktober 2011
23.44













MENGUNGKAPKAN PERASAAN bisa dengan cara apapun ,termasuk seperti ini :))


Rabu ,19 Oktober 2011
17.18












 
Lihat deh lirik lagunya ,ini MENGGAMBARKAN SUASANA HATI:)))


Rabu ,19 Oktober 2011
00.02













KHAWATIR itu juga sebuah WUJUD CINTA ;')

Kamis ,20 Oktober 2011
06.07













Dalam CINTA membutuhkan DOA dan PENGHARAPAN ,dan ini adalah DOA dan PENGHARAPAN dari AKU dan KAMU untuk KITA :'))





Jumat, 14 Oktober 2011

PELANGI itu AKU :')


“coba deh liad mata kamu?”
“kenapa?”
“liad ada sesuatu ..”
“apa sih?”
“kamu pasti gag tau ,ini sesuatu yang luar biasa”
“….”
“kamu pasti senang kalo bisa liad”
“ngomong apa sih ,gag jelas!”
“kayak pernah liad tapi dimana ya?”
“….”
“pelangi! ,ya PELANGI itu diMATA KAMU”
“gag ngerti??”
“asyiiik aku bisa liad!!aku bisa liad!!”
“.. apa sih??!!”
“PELANGI itu PASTI AKU ,ya kan? Ya kan?”
“….”
“bilang kalo itu AKU!cepat bilang!!”
“ya ..”
“ahh .. kamu ,kenapa tak kau beritahu aku dari dulu”
“karena aku ingin kamu yang melihatnya sendiri”
“….”

Rabu, 12 Oktober 2011

Panggilan Hati


Hai cinta bagaimana kabarmu?
Baik-baik saja kan?
Sedang apa kau disana?
Sudah makankah kau?

Bagaimana hari ini ,semua lancar?
Taukah kau apa yang kurasakan sekarang?
Apakah kau merasakan hal yang sama denganku?
Aku merindukanmu di sini ..
Rindukah kau padaku di sana?

Cinta …
Kamu dengarkan??
Aku menunggu kabarmu di sini

Cinta …
Dengarkan kau disana??
Tahukah kau aku merasakan sakit di hati
Karena menunggumu itu menyakitkan

Cinta ..
Aku mau kau disini :'(

Minggu, 09 Oktober 2011

DISKRIPSI CINTA :)


Cinta  berawal dari MATA kemudian turun ke HATI.
Begitulah awal pertemuan KITA  ,dari MATA kemudian pindah ke HATI.

Cinta itu tidak bisa di BENDUNG.
Seperti AKU yang tak bisa membendung rasa RINDUKU PADAMU.
Cinta adalah sebuah PERUBAHAN.
PERUBAHAN dari MENYAYANGIMU menjadi MENCINTAIMU.
Cinta memerlukan PENGORBANAN.
Sama halnya dengan AKU ,berkorban menunggu kabar dariMU yang kadang tak kunjung datang.
Cinta BAGIAN dari HATI.
Layaknya KAMU BAGIAN dari HATIKU.
Cinta merupakan PENANTIAN.
PENANTIAN selama 7bulan yang LUAR BIASA.

CINTA = KAMU.
Mengungkapkan CINTA berarti menceritakan KAMU :)

Minggu, 02 Oktober 2011

Pertanyaan untukMU.


13.15

Tuhan tahu ketika aku sedang jatuh cinta denganmu ,meskipun aku tak tahu bagaimana DIA bisa tahu isi hatiku.

Sedangkan KAMU?

Apakah KAMU tahu aku mencintaimu?
Apakah KAMU tahu seberapa besar AKU merindukanmu setiap malam menjelang?
Aku tahu KAU tak pernah tahu.


Tuhan tahu apa alasanku memilihmu diantara ribuan pria ,meskipun aku tak mengerti bagaimana DIA yakin bahwa itu alasanku.

Sedangkan KAMU?

Apakah KAMU mengerti alasanku?
Aku tahu KAU tak pernah tahu.


Bahkan TUHAN tahu ketika aku terlalu takut untuk mengakuinya bahwa ini adalah CINTA ,meskipun aku
tak pernah bercerita kepada siapapun termasuk kepada TUHAN.

Sedangkan KAMU?

Apakah KAMU tahu bagaimana rasanya menjadi AKU?
Aku tahu KAU tak pernah tahu.

Jumat, 23 September 2011

PERBEDAAN ITU LUAR BIASA


 23.24

“kita itu beda!”
“kamu cowok ,aku cewek “
“kamu tinggi ,aku pendek”
“kamu jelek ,aku cantik
”tapi ini LUAR BIASA!!"

PERBEDAAN

Aku tak mengerti kenapa TUHAN selalu menciptakan PERBEDAAN kepada semua manusia.  Tapi aku yakin TUHAN pasti punya alasan khusus ketika DIA menciptakan PERBEDAAN untuk semua makhluk yang tinggal di bumiNya.

Tentu saja alasan yang tak pernah aku tahu dan tak pernah bisa aku jelaskan panjang lebar dalam tulisanku. Aku mengenal TUHAN  dan  aku tahu DIA selalu mendengar setiap aku berbicara denganNYA.

TUHAN menciptakan PERBEDAAN karena PERBEDAAN itu INDAH.

Mungkin itu alasan TUHAN menciptakan PERBEDAAN ,seperti PERBEDAAN aku dan kamu.

TUHAN mempertemukan laki-laki dan wanita menjadikan mereka berpasang-pasangan dengan CINTA dan tentu saja dengan sejuta PERBEDAAN.

Sama halnya dengan KITA.

Ketika TUHAN mempertemukan KITA dengan segala PERBEDAAN ,tapi TUHAN tak pernah lupa untuk menyelipkan CINTA di atas PERBEDAAN yang KITA punya.

TUHAN punya andil besar dalam hal ini.

TUHAN menciptakan CINTA untuk KITA bertahan dalam PERBEDAAN.

TUHAN menciptakan CINTA sebagai PELENGKAP PERBEDAAN.

TUHAN  mempertemukan KITA dengan CINTA dan PERBEDAAN.

Itulah TUHAN dengan segala yang DIA miliki.

CINTA ,KITA dan PERBEDAAN begitulah TUHAN menyatukannya dalam SEMESTA :')




Selasa, 20 September 2011

Surat untuk Papa

19.41

 
Dear Papa ..
Aku memilihnya karena aku mencintainya ,tapi tidak lebih dari cintaku padamu.
Aku menerimanya karena aku menyayanginya ,tapi tidak lebih dari rasa sayangku padamu.

Ketika aku memilihnya dan ketika waktu tak mempertemukan KALIAN di hadapanku ,aku menuliskan surat ini untukmu.
Ketika waktu bisa bertemu tapi tak ku temukan KALIAN itu karena TAKDIR  yang TUHAN ciptakan antara AKU ,KAU dan DIA.

"bagiku KAU adalah bagian terdekat dalam hidupku ,bagian dari separuh perjalananku. Meskipun WAKTU dan TUHAN tak bersahabat dengan KITA ,tapi bagian itu tetap tersimpan rapi dalam hatiku dan aku tahu KAU melihatnya dari kejauhan.” :')

"Thank you for shaping my life. Thank you for teaching me all you can. You are no ordinary man. You make me everything I am. Thank you for taking the time. Thank you for showing me the way, and thank you for being there when I need you. Thank you for every single day.." - Jon Baker