Minggu, 20 November 2011

20 - 11 - 2011


Tanggal dua puluh ,bulan sebelas ,tahun dua ribu sebelas ,jam sebelas lewat dua puluh.

Aku ingat tepat setahun yang lalu ,di sepanjang jalan ini dia (YANG AKU CINTA) memintaku menemaninya menikmati udara malam yang dingin. Aku tidak ingat warna baju yang dia pakai saat itu ,juga tidak ingat kemana saja kita pergi saat itu bahkan aku sama sekali tak ingat apa yang kita bicarakan sepanjang perjalanan malam itu.

“Taukah kau apa yang aku ingat?”

Aku hanya mengingat ketika kau memintaku menjadi kekasihmu.
Aku pun ingat ketika aku tersenyum dibalik punggungnya ,menahan bahagia yang luar biasa meskipun aku tak melihat ekspresi apa yang ada diwajahnya.

“TUHAN .. ini luar biasa!”kataku dalam hati.

This is a answer of my question about pray and expectation. TUHAN mendengarnya dan menjawabnya.
TUHAN tahu apa yang aku rasakan saat itu ,meskipun itu tak beralasan. Bukankah CINTA tidak selalu membutuhkan alasan??.
Seperti kau yang tak bisa menjelaskan apa alasanmu memilihku dan seperti aku yang tak bisa menjelaskan mengapa aku menerimamu.

“..aku bahagia.” kataku sambil tak henti tersenyum. Bahagia karena kau memilihku. Bahagia karena kau memintaku menjadi bagian dari hidupmu. Meskipun aku tak pernah tahu apa definisi BAHAGIA. Tapi bagiku BAHAGIA adalah ketika aku bisa memilikimu.

Tanggal duapuluh ,bulan sebelas ,tahun dua ribu sebelas ,jam sebelas duapuluh

Satu tahun itu berlalu ..
Aku masih mengingatnya ketika kau memintaku menjadi kekasihmu.
Dan aku pun masih mengingatnya ketika aku menjawab aku mau menjadi kekasihmu.

“TUHAN .. terima kasih ini luar biasa!!”:')













Tidak ada komentar:

Posting Komentar