Senin, 12 Maret 2012

antara aku ,kau dan waktu..


“karena cinta selalu terikat dengan waktu”

Berkali-kali aku menggumamkan sebaris kalimat yang ada di depan mataku. Rasa-rasanya memang seperti itu yang kurasakan sekarang ini. Banyak hal yang berubah ,bahkan hampir sembilan puluh persen semuanya berubah dalam hidupku yang sepuluh persen entah kemana, mungkin masih mencari entah kemana.
Bayangan itu kembali muncul di fikiranku, sosok tinggi berambut ikal bermata coklat dengan bulu mata yang lentik. Begitu aku menggambarkannya ,DIA laki-laki penyempurna dalam hidupku tapi juga laki-laki yang mampu membuatku mengeluarkan air mata ketika memikirkannya. Laki-laki yang keras kepala dengan kemauannya ,laki-laki dengan sejuta impian yang  selalu di ceritakannya padaku dengan berapi-api.

Aku ingat semua hal tentangmu, tentang apa yang paling kau sukai tentang hal-hal yang kau tak suka. Aku tahu makanan yang kau suka, minuman favoritmu ,kebiasaan burukmu, mana tempat makan yang kau sering datangi ,aku tahu apa yang kau inginkan ,aku tahu semuanya.
Tahukah kau berapa kali aku sering menghitung kau mengambil handphone kesayanganmu saat kau bersamaku ,entah itu hanya sekedar melihat pesan singkat yang masuk atau menelefon orang-orang yang kadang aku sendiri tak tahu siapa mereka, tahukah kau sesering apa aku memperhatikanmu ketika kau sibuk dengan pekerjaan yang mulai menyita waktumu, atau tahukah kau bagaimana rasanya menjadi aku ketika sedang menunggu kabar darimu, kau tak pernah tahu itu.
Entah kenapa waktu tak pernah berpihak pada kita, seperti banyak pertanyaan yang tak pernah ku temui jawabannya atau seperti kekhawatiran yang selalu muncul dalam fikiran dan hatiku.

Kepada waktu ,katakanlah pada DIA laki-laki yang aku pilih untuk menjadi bagian dari hidupku ,temukan aku dengan NYA dalam waktu yang kau tentukan ,dan ceritakanlah padanya tentang kesedihan dan pengharapanku.

Kepada kamu laki-laki bermata coklat dengan bulu mata yang lentik ,ijinkan waktu yang mempertemukan kita kelak ,ijinkan waktu yang menjawab semua pertanyaanku yang tak mampu kau jawab dan ijinkan aku untuk menjadi satu dari tulang rusukmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar