Sabtu, 24 Maret 2012

Maav karena aku egois.

“Kau tau? Aku ini seperti simpananmu ,selalu jadi yang ke  dua. Seminggu saja kau beri aku dua hari untuk bertemu denganmu belum lagi kalau ada apa-apa kau kortinglah ,di diskonlah potong harilah apalah bahasa lainnya!!!”

“Belum lagi yang lain ,telefonlah ,smslah ,bbmlah aahh AKU INI SIAPA SIIIIH!!!!”

Aku tak pernah sadar mengomel terus sepanjang jalan yang aku lalui pagi itu. Rasanya kesal ,marah ,kecewa bercampur jadi satu dalam hati. Ku tahan air mataku agar tak jatuh selama perjalanan. Tapi sayangnya ,aku tak bisa. Air mataku sedikit demi sedikit turun ,aku teringat percakapan semalam di ANTARA KAMI. Sepertinya tak perlu di jelaskan dua atau sekian kalinya. Sering terlalu sering bahkan. Sakitnya sama ,sama seperti kemarin-kemarin.

Haruskah aku memohon untuk kesekian kalinya? Memintamu untuk dua puluh empat jam meluangkan sedikit waktumu untukku ,bahkan untuk satu hari saja mungkin kau tak pernah bisa.

Aku memang EGOIS.

Egois karena menginginkanmu sedikit berkorban untukku. Egois memintamu menemani kapanpun saat aku membutuhkanmu. Egois mengharapkanmu berada disampingku bahkan ketika aku sakit. Egois memintamu melakukan hal apapun yang aku berikan agar setidaknya kita sama. Tapi tentu saja itu tak akan mungkin. Aku bukan siapa-siapa ,aku tak memiliki hak untuk itu. Aku memang EGOIS.

Aku memang wanita ,tapi bukan berarti aku harus menunggu. Aku cuma manusia bukan TUHAN ,punya batasan untuk semua. Aku tak sempurna ,bukan wonderwomen ,bukan manusia super yang bisa kamu jatuhkan dalam waktu hitungan detik. Dan yang pasti aku bukan KAMU karena aku memang egois.

Maav untuk segala keegoisan yang ku miliki. Maav untuk semua permintaanku. Maav untuk semua keinginanku yang tak bisa kau berikan ,dan maav untuk keegoisanku karena aku tak pernah sempurna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar